cara membuat aquascape tanpa co2

Cara Membuat Aquascape Tanpa CO2

Aquascape telah menjadi trend untuk menambah dekorasi dari sebuah ruangan ataupun rumah. Pasalnya, hobby yang mengandalkan penataan tanaman dan landscape di aquarium ini memiliki daya tarik tersendiri bagi kebanyakan orang. Dengan demikian, bisa dibilang hal ini adalah proses membentuk mini ekosistem dalam media yang di kehendaki, maka ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan dalam proses membuat aquascape.

Ada beberapa bagian penting dalam menunjang keberhasilan aquascape, salah satunya CO2. Namun, hal ini tentu akan sedikit membuat kerepotan bagi para pemula. Bagaimana tidak? Selain menambah biaya, penggunaan CO2 untuk aquascape akan menambah perawatan harian yang khusus.

Tapi tenang Aqua Friends, pada kesempatan kali ini Aquapedia.id telah merangkum beberapa tahapan dalam cara membuat aquascape tanpa CO2.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini dengan baik yah.

Menentukan Desain Aquascape

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menetukan konsep atau desain yang akan diterapkan dalam aquascape.

Tentu hal ini sangat berpengaruh untuk proses selanjutnya, salah satunya adalah penentuan budget yang akan dikeluarkan.

Selain itu, menentukan desain aquascape akan mempermudah kalian dalam menyusun berbagai jenis tanaman dan aksesoris yang akan digunakan.

Dengan begitu, kalian akan dimudahkan dalam proses selanjutnya.

Penasaran dengan berbagai desain aquascape yang populer? Baca artikel ini untuk menambah referensi kalian: 14 Desain Aquascape Terpopuler, Inspirasi Terbaru 2020!

Memilih Aquarium

Setelah dirasa cocok dengan desain aquascape yang kalian tentukan, proses selanjutnya adalah memilih aquarium.

Untuk seorang pemula, sebaiknya pilihlah ukuran aquarium yang kecil hingga sedang. Hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah kalian dalam menata dan mengimplementasikan imajinasi taman impian kalian. Karena pada dasarnya, seorang pemula masih dalam tahap belajar.

Kalian bisa menggunakan aquarium berukuran 40 cm x 30 cm x 30 cm, atau ukuran di atasnya. Namun perlu diingat, sesuaikan ukuran aquarium berdasarkan konsep atau desain yang kalian pilih. Dengan begitu, rencana dan ekspektasi kalian bisa terpenuhi.

Untuk mengetahui referensi mengenai aquascape mini, silahkan baca artikel: Tips Membuat Aquascape Mini dan Harga yang Dibutuhkan.

Memilih Pasir/Substrat

Proses selanjutnya adalah memilih substrat aquarium sebagai media untuk menanam tanaman air yang akan digunakan.

Biasanya, pasir yang umum digunakan adalah jenis pasar malang ataupun silica. Dua jenis ini yang sering digunakan oleh para aquascaper untuk menanam berbagai tanaman aquascape.

Pilihlah substrat atau pasir yang memiliki kandungan merkuri rendah, agar nantinya tanaman yang kalian tanam akan tumbuh dengan subur. Tak lupa juga tambahkan pupuk dalam penggunaan pasir ditahap awal.

Memiih Tanaman

Tanaman aquascape

Ada banyak sekali jenis tanaman aquascape yang bisa kalian gunakan. Memang benar bahwa tanaman memerlukan CO2 untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya. CO2 ini dibutuhkan tanaman untuk  fotosintesis.

Namun, perlu kalian ketahui bahwa ada beberapa jenis tanaman air yang bisa tumbuh dengan baik meskipun tanpa adanya asupan CO2. Dengan begitu kalian bisa memanfaatkan berbagai jenis tanaman ini untuk aquascape yang sedang kalian bangun.

Tentunya dengan adanya tanaman tersebut, perawatan harian aquascape akan menjadi lebih mudah, simpel dan murah.

Jenis tanaman yang bisa hidup dengan kadar CO2 rendah atau bahkan sama sekali tidak membutuhkan CO2, antara lain adalah

  • Peacock Moss
  • Java Moss
  • Christmas Moss
  • Java Fern
  • Lilaeopsis
  • Amazon Sword, dan masih banyak lagi.

Selain tidak membutuhkan asupan CO2, jenis tanaman-tanaman tersebut terkenal dengan perawatan dan pemeliharaannya yang mudah.

Baca Juga: 27 Jenis Tanaman Aquascape Lengkap dengan Harga dan Tips Perawatan

Menambahkan Aksesoris

Untuk tahap ini bersifat opsional Aqua Friends, kalian boleh menggunakan aksesoris aquascape ataupun tidak sama sekali.

Fungsinya pun tergantung dari konsep aquascape yang ingin kalian terapkan. Bisa untuk mempercantik ataupun menunjang hal lainnya, misalnya sebagai media tanaman Moss.

Kalian bisa menggunakan batu apung ataupun berbagai kayu yang cocok, biasanya aquascaper menggunakan jenis kayu rasamala ataupun santigi.

Menentukan Penghuni Aquascape

Komponen ini tentu tidak ingin kalian lewatkan, ada berbagai macam fauna air yang bisa kalian pelihara di dalam aquascape.

Mulai dari ikan hias, keong, ataupun udang. Dengan memelihara berbagai fauna air ini tentunya akan menambah warna dan nuansa kehidupan di dalam aquarium kalian.

Karena pada dasarnya, kita sedang membangun sebuah mikro ekosistem di dalam aquarium.

Dalam memilih penghuni aquascape, perhatikan ukuran aquarium yang kalian gunakan. Hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah pergerakan berbagai fauna tersebut. Sehingga mereka akan mempunyai ruang gerak yang cukup.

Baca Juga: 15 Jenis Ikan Aquascape Lengkap dengan Harga

Secara umum, 6 tahapan di atas adalah proses dasar dalam membuat aquascape tanpa CO2. Namun, ada beberapa hal lain yang juga perlu kalian perhatikan. Seperti halnya mengontrol asupan cahaya, menjaga kondisi air tetap stabil dan juga penggantian air.

Baik, mari kita lanjutkan pembahasan kita mengenai cara membuat aquascape tanpa CO2.

Memilih Peralatan Penunjang Aquascape

Kebutuhan Asupan Cahaya

Dalam mengontrol kebutuhan cahaya untuk aquascape, kalian bisa menggunakan lampu aquarium untuk membantu memberikan asupan cahaya yang cukup.

Namun dalam studi kasus ini, karena kita tidak menggunakan CO2, pastikan tidak terlalu banyak asupan cahaya yang masuk ke dalam aquarium. Jika asupan cahaya tidak sepadan dengan CO2 yang ada di dalam aquarium, akan menyebabkan aquascape kalian ditumbuhi oleh ganggang.

Nah, untuk mengontrol suplai cahaya yang tepat, kalian bisa menggunakan alat bernama PAR meter, dan angka yang sesuai dan ideal untuk aquascape tanpa CO2 adalah 70 – 100 mols.

Jika kalian terkendala budget, kalian juga bisa menggunakan aplikasi smartphone bernama Lux Light Meter Pro. Aplikasi ini berfungsi untuk mengukur kecerahan cahaya dengan satuan Lux.

Untuk mengetahui berbagai jenis lampu aquarium yang cocok untuk aquascape, baca juga artikel: 10 Merk Lampu Aquarium Sesuai Kebutuhanmu

Menjaga Kondisi Air Tetap Stabil

Selanjutnya adalah proses menjaga kondisi dan kualitas air agar tetap stabil dan baik untuk penghuni aquascape. Ada beberapa indikator untuk menentukan sebuah kualitas air Aqua Friends, mulai dari pH dan temperature suhu di dalam aquarium.

Untuk mengetahui jumlah pH di dalam aquarium, kalian bisa menggunakan alat bernama pH meter. Sedangkan untuk mengetahui temperature suhu air, kalian bisa menggunakan thermometer khusus aquarium.

Temperature suhu air yang ideal untuk aquascape adalah di bawah 29° Celcius, sedangkan pH air yang ideal berkisar pada 5,5 – 7,5.

Selain itu, untuk menjaga kondisi air agar tetap stabil gunakan juga filter aquarium untuk aquascape kalian.

Untuk mengetahui berbagai jenis filter aquarium, baca juga artikel: 15 Jenis Filter Aquarium Lengkap dengan Harga Terbaru.

Perawatan

Proses terakhir dalam membuat aquascape adalah perawatannya Aqua Friends. Tentu hal ini wajib dan mutlak dilakukan oleh para aquascaper setelah selesai membangun aquascapenya.

Sebenarnya, tidak ada kata selesai dalam proses tersebut, karena pada dasarnya perawatan aquascape akan perlu terus dilakukan secara rutin.

Simpelnya, perawatan aquascape cukup dilakukan dengan dua hal, yakni pemupukan dan penggantian air secara berkala.

Meskipun di awal kita sudah memberikan pupuk pada substrat yang digunakan. Namun pemupukan tetap perlu dilakukan secara berkala. Gunakan pupuk cair untuk memudahkan kalian.

Ada berbagai jenis pupuk cair aquascape yang bisa kalian gunakan, diantaranya adalah:

  • EM4, dengan harga Rp 30.000
  • Ferty Black, dengan harga Rp 60.000
  • Fertiqua Eco CO2, dengan harga Rp 13.500
  • Fish All Flora Green, dengan harga Rp 10.000
  • Aqua Segar, dengan harga Rp 40.000
  • Purple Grow Extra, dengan harga Rp 40.000, dan masih banyak lagi.

Selanjutnya yang perlu kalian lakukan untuk merawat aquascape tanpa CO2 adalah dengan mengganti air secara rutin. Penggantian air tak perlu dilakukan setiap hari, namun cukup seminggu sekali.

Tujuan dari penggantian air ini adalah supaya kotoran yang terlarut dalam air bisa hilang. Selain itu, dengan penggantian air ini, tanaman akan mendapatkan asupan CO2 dari air yang baru.

Penggantian air secara rutin juga baik untuk berbagai fauna yang hidup di dalam aquascape. Hal ini dikarenakan berbagai kotoran yang terlarut dan terakumulasi di dalam air, bisa menyebabkan berbagai macam penyakit pada fauna tersebut. Dengan begitu, berbagai flora dan fauna yang ada bisa hidup dengan sehat dan tumbuh subur Aqua Friends.

Itulah berbagai tahapan dalam membuat aquascape tanpa CO2. Dari keseluruhan proses tersebut juga dibutuhkan ketelitian dan konsistensi yang baik dalam penerapannya.

Mungkin itu saja pembahasan kita kali ini, bagaimana Aqua Friends, tertarik untuk membangun taman impian air kalian? Jangan ragu untuk berbagi pengalaman di kolom komentar yah. ?

Terima kasih.

Tinggalkan komentar

Nilai kami*