Ikan Lembat

Dikenal dengan nama latin Clarias Nieuhofii, ikan lembat merupakan sejenis ikan lele yang memiliki tubuh panjang dengan warna kekuning-kuningan. Ikan ini banyak ditemui di kawasan Asia Tenggara. Mulai dari FIlipina, Semenanjung Malaya, hingga di daerah Indonesia Aqua Friends. Di Indonesia sendiri, ikan ini bisa ditemui di daerah Kalimantan, Sumatra, Jawa, Kampar, Riau, hingga Jakarta. Secara harfiah, ikan ini tergolong sebagai ikan predator Aqua Friends.

Banyak sebutan untuk jenis ikan lele ini Aqua Friends. Di Jakarta, ikan ini lebih dikenal dengan nama ikan Lindi, sedangkan di daerah Riau dikenal dengan nama Limbek. Banyak pemancing yang gemar memburu ikan ini, karena cara memancingnya yang unik mirip dengan memancing belut.

Seperti yang ditunjukan oleh channel Youtube Senar Pedot, ikan ini dipancing di lubang-lubang air yang berdekatan dengan rawa. Namun sayangnya, keberadaan ikan ini sudah mulai jarang ditemukan di daerah Jawa Aqua Friends. Berbeda dengan Kalimantan, dimana masih mudah menjumpai ikan lembat ini.

Mengenal Ikan Lembat

Umumnya, ukuran lembat lebih panjang daripada lele biasa. Sekilas, tampilan dari ikan ini mirip dengan sidat, hanya saja memiliki kumis seperti ikan lele. Panjang dari lembat dewasa bisa mencapai 50cm – 60cm, dengan berat 3kg – 5kg Aqua Friends.

Ciri lainnya yakni sirip pada punggungnya yang memanjang mulai dari leher hingga ekor. Apakah lembat juga memiliki patil seperti lele? tentu iya, patil ini terletak di bagian kepala mirip dengan lele.

Warna tubuhnya cenderung abu-abu hingga kuning kecoklatan, pun juga terdapat corak bintik putih di sekujur tubuhnya. Di alam liar, sangat mudah menemui ikan ini di Kawasan rawa-rawa, dengan jumlah tanaman air yang tinggi. Pun juga bisa ditemui di sumur-sumur tua di area persawahan hingga hutan yang sudah jarang digunakan oleh manusia.

Jenis ikan lembat begitu beragam Aqua Friends, karena peta persebarannya yang cukup luas. Dengan jenis cuaca dan lingkungan yang beragam juga membuat lembat beradaptasi dan memunculkan ragam jenis yang berbeda-beda.

Berikut beberapa jenis lembat yang masih bisa kita temui di habitat aslinya.

Berbagai Jenis Ikan Lembat

jenis ikan lembat

Ada beberapa spesies dari family ini yang mirip dengan lembat ataupun ikan lele. Mulai dari warna tubuh, bentuk, dan juga pola ataupun corak pada tubuhnya. Kebanyakan dari jenisnya, tetap memiliki corak bintik putih yang memenuhi tubuhnya Aqua Friends. Lebih lengkapnya silahkan cek di bawah ini.

Clarias Batu (Lele Batu)

Sesuai dengan namanya, lembat jenis ini masuk ke dalam family Clarias (sejenis ikan Lele). Banyak orang juga menyebut jenis ini dengan panggilan Ikan Lele Tioman, karena habitat aslinya yang berasal dari Pulau Tioman, Malaysia. Clarias Batu mampu tumbuh hingga ukuran 30cm – 40cm Aqua Friends.

Pada awalnya, orang-orang sekitar Pulau Tioman mengidentifikasi bahwa lembat ini merupakan jenis Clarias Nieuhofii. Namun setelah dibandingkan terdapat perbedaan yang mencolok antara dua ikan ini. Terletak pada sirip punggung dan bagian ekornya, sirip yang dimiliki Clarias Batu cenderung terpisah antara ekor dan bagian sirip punggungnya. Sedangkan jenis C. Nieuhofii memiliki sirip punggung dan ekor yang rapat.

Clarias Nieuhofii

Ikan lembat jenis Clarias Nieuhofii merupakan yang terbesar dari jenis clarias lainnya. Karena Panjang tubuhnya bisa mencapai 50 cm Aqua Friends. Jenis ini tersebar di beberapa Kawasan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia tentunya.

Ciri khas dari C. Nieuhofii adalah warna tubuhnya yang cenderung abu-abu, dengan tubuh memanjang mirip seperti belut. Corak bintik putih yang terdapat pada tubuhnya membentang dari kepala hingga ekor. Pun juga bentuk sirip dan ekornya yang rapat menyatu, berbeda dengan jenis lele batu.

Clarias Anfractus

Jenis C. Anfractus tersebar di beberapa daerah Asia, mulai dari Pulau Kalimantan hingga Malaysia. Banyak masyarakat Kalimantan yang gemar memancing ikan lembat jenis ini Aqua Friends. Biasanya, mereka mencari lubang-lubang di hutan atau kawasan rawa-rawa yang jarang terjamah orang.

Namun sebenarnya, jenis C. Anfractus adalah ikan endemik dari daerah Sabah, tepatnya di sungai Segama dan Sungai Kalabakan. Lembat jenis ini rata-rata tumbuh hingga panjang 20 cm. Tidak sebesar dan sepanjang jenis C. Batu.

Clarias Leiacanthus

Selanjutnya ada yang asli dari Indonesia Aqua Friends, yakni jenis Clarias Leiacanthus. Banyak sekali ditemui di daerah Sambas, Kalimantan Barat. Masyarakat di sana juga sering memburu ikan ini dengan cara memancingnya di hutan. Karena habitatnya pun mirip dengan berbagai jenis lembat lainnya.

Clarias Leiacanthus mampu tumbuh hingga Panjang 30cm – 40cm. Biasanya memiliki warna cerah dibagian kepala dan warna coklat gelap pada bagian tubuh hingga ekor. Mirip dengan jenis lembat lainnya, C. Leiacanthus juga memiliki corak bintik-bintik berwarna putih di sekujur tubuhnya.

Clarias Planiceps

Tahukah kalian bahwa jenis Clarias Planiceps juga dikenal dengan nama Lele Kepala Pipih?. Jenis ini juga endemik dari Indonesia Aqua Friends, tepatnya di hulu Sungai Rajang dan Kapuas, Kalimantan Barat, serta Sungai Kayan, Kalimantan Timur. Seperti lele pada umumnya, jenis kepala pipih ini mampu tumbuh hingga panjang 30cm.

Lembat Sentarum

Lembat Sentarum juga dikenal dengan nama latin Clarias Pseudonieuhofii. Jenis ini agak sulit dibedakan dengan jenis lembat lainnya Aqua Friends. Kecuali menggunakan pengukuran morfometrik yang teliti, ataupun menggunakan analisis genetik.

Pseudonieuhofii juga termasuk ikan endemik dari Indonesia, mudah ditemui daerah hulu sungai Kapuas, Kalimantan Barat, khususnya di Kawasan Danau Sentarum.

Clarias Nigricans

Terakhir ada jenis Clarias Nigricans, atau masyarakat kita sering menyebutnya sebagai ikan lembat hitam. Mirip dengan jenis C. Nieuhofii, C. Nigricans juga memiliki bentuk sirip dan ekor yang rapat menyatu. Perbedaannya terletak pada kepalanya yang relative kecil dengan moncong mulutnya yang menyempit.

Jenis ini banyak ditemui di Kawasan sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Corak yang terdapat pada tubuhnya tidak begitu mencolok dengan jenis lembat lainnya.

Habitat Ikan Lembat

habitat ikan lembat

Ikan lembat merupakan jenis ikan yang suka dengan ketenangan. Di daerah Kalimantan, ikan ini sering dipancing di kawasan rawa-rawa ataupun lubang air yang terdapat di hutan. Dan tentunya dikawasan yang jarang dijamah oleh manusia.

Namun, masyarakat Kalimantan sering memburunya untuk dipelihara ataupun sebagai ikan konsumsi. Pada dasarnya ikan ini mirip dengan lele, jadi untuk memeliharanya pun tidaklah sulit. Cukup sediakan lubang ataupun galian di tanah yang berisikan air dengan dilengkapi beberapa tanaman air.

Selain itu, lembat juga gemar berada pada lingkungan air yang bersih. Bahkan, jika volume air begitu sedikit ataupun tidak ada sama sekali (hanya lumpur) ikan ini masih mampu bertahan hidup Aqua Friends. Biasanya saat musim kemarau, ikan ini bersembunyi digenangan lumpur rawa-rawa.

Umpan Ikan Lembat

Bagi kalian yang memiliki hobby memancing, memburu ikan lembat memiliki keseruan tersendiri. Selain tempat memancingnya yang unik, cara memancingnya pun sedikit berbeda dengan memancing ikan lain.

Cukup mudah memancing ikan ini, kalian bisa menggunakan beberapa umpan seperti udang, potongan daging ayam, cacing, ataupun anak katak yang masih kecil (bukan kecebong yah).

Jadi Aqua Friends, itulah beberapa hal yang berkaitan dengan ikan lembat. Sayangnya, bagi masyarakat jawa, ikan ini sudah mulai sulit ditemukan. Di beberapa anakan sungai pun sudah jarang terlihat dan ditemui. Si, agar anak cucu kita tetap dapat mengetahui ataupun kenal dengan jenis ikan ini, jangan memburunya terlalu sering yah. Hindari penggunaan racun ikan ataupun bom ikan.

Cukup sekian pembahasan kita kali ini, semoga dapat menambah pengetahuan dan referensi kalian tentang ikan Clarias atau Lembat ini. Semoga bermanfaat, dan terima kasih. ?

Originally posted 2020-04-13 05:33:49.

Hai! Aku Ade, alumni Informatika - Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tertarik dengan dunia ikan dan aquascape dan tentu dengan hal-hal menarik lainnya. Mari berteman! :)

Tinggalkan komentar