Ikan Neon Tetra

Siapa yang tak kenal jenis ikan yang satu ini? Ikan Neon Tetra sangatlah populer sehingga sangat mudah dijumpai di toko ikan manapun. Para penggemar aquascape sangat menyukai ikan ini karena memiliki bentuk yang kecil serta mempunyai warna yang bagus dan tegas membuat ikan ini menjadi pilihan untuk aquascape.

Ikan Neon Tetra merupakan ikan hias air tawar yang termasuk ke dalam family characidae dengan ordo charaformares yang berasal dari perairan Amerika Selatan, tenggara Kolombia, Peru bagian timur, serta Brazil bagian barat.

Ikan “neon” tetra memiliki karakteristik warna cerah dengan panjang tubuh sekitar 1 – 3 cm, tergolong kecil dibandingkan dengan jenis ikan hias air tawar lainnya.

Selain itu, ikan neon tetra dapat berkembangbiak dengan cepat pada suhu air rata-rata 20-26 derajat celcius sehingga kemungkinan untuk membudidayakan ikan tetra sangat rentan sekali untuk dilakukan.

Jenis ikan ini sanat jinak sehingga mudah dipelihara dengan mencampurnya bersama ikan jenis lain dalam satu akuarium. Terdapat banyak sekali jenis tetra yang dapat kalian pelihara dan harganya tidak begitu mahal tentunya.

Oke langsung saja, simak baik-baik ulasan di bawah ini Aqua Friends. Berikut adalah beberapa jenis ikan tetra yang sering dijumpai di toko ikan manapun:

Ikan Neon Tetra Cardinal

cardinal tetra

Cardinal Tetra (Paracheirodon Axelrodi) merupakan jenis ikan air tawar dari family characin (characidae) dan berasal dari ordo characiformes.

Cardinal tetra memiliki karakteristik garis biru warna-warni mencolok dengan garis merah di bawahnya dari ujung sirip muka sampai ekor.

Sekilas, penampilan cardinal tetra akan sangat mirip dengan neon tetra. Oleh karena itu, banyak orang yang sulit untuk membedakan di antara keduanya.

Akan tetapi bagi para pecinta ikan sangat mudah sekali membedakan di antara keduanya. Warna merah cardinal tetra menjalar hingga ke seluruh tubuh mulai dari ujung sirip depan hingga ujung ekor.

Ikan Tetra Neon

neon tetra

Neon Tetra (Paracheirodon Innesi) merupakan jenis ikan air tawar dari keluarga characin (characidae) dan berasal dari ordo characiformes. Pewarnaan yang cerah membuat ikan ini terlihat di gelapnya warna air dan merupakan alasan utama ikan ini cukup popular di kalangan penggemar ikan hias air tawar tropis.

Perbedaan neon tetra adalah pada garis merah yang hanya berada pada setengah badan sampai ekor. Neon tetra sangat cocok jika dijadikan penghias akuarium atau aquascape karena warnanya yang gemerlap serta bergerak dinamis secara bersamaan satu sama lain.

Ikan Tetra Black Neon

black neon tetra

Masih sama berasal dari keluarga characin, Black Neon Tetra (Hyphessobrycon herbertaxelrodi) memiliki tampilan khas yakni warna dasar yang polos akan tetapi memiliki perbedaan pada garis-garis memanjang yang berdekatan, yakni warna putih di atas dan warna hitam di bawah.

Ikan ini memiliki mata tipis namun terdapat pita warna merah dan kuning di bagian matanya. Panjang tubuh keseluruhan dari ikan ini dapat mencapai sekitar 4 cm. Makanan alami Black Neon Tetra adalah invertebrata kecil seperti kutu air, cacing sutra, dsb.

Ikan Tetra Green Neon

green neon tetra

Green Neon Tetra (Paracheirodon innesi) hampir sama dengan Neon Tetra. Sama-sama berasal dari ordo characiformers, ikan ini memiliki warna hijau menyala sepanhang garis horizontal dari ujung ekor sampai ujung sirip depan.

Bahkan, mata dari ikan ini sekilas akan tampak berwarna hijau apabila tersorot oleh lampu akuarium.

Baca Juga: Ikan Rasbora: Jenis, Harga, dan Cara Perawatannya

Ikan Tetra Glowlight

neon glowlight tetra

Ikan yang memiliki nama lain Neon Api (Hemigrammus erythrozonus) berasal dari famili tetra. Ciri khas dari ikan mungil ini yaitu garis-garis bersinar di sekujur tubuhnya.

Ikan berukruan mungkil dan ramping ini memiliki ciri khas yakni memiliki warna putih di ujung sirip atas dan bawah.

Sekilas, wujud dari Neon Glowlight Tetra akan sangat mirip dengan Black Neon Tetra, garis-garis di sepanjang tubuhnya hampir sama yakni sama-sama bercahaya. Akan tetapi, bagi Aqua Friends pasti akan sangat mudah untuk membedakannya.

Ikan Neon Tetra Albino

albino tetra

Neon Albino Tetra (Gymnocorym busternrtz) sangat mencolok di antara ikan tetra yang lain. Sama seperti namanya, ikan ini memiliki warna perak transparan di seluuruh tubuhnya dari ujung ekor sampai ujung mulut. Bahkan, warna mata dari ikan ini juga berwarna putih sempurna.

Ikan Tetra Rummynose

rummynose tetra

Ikan yang memiliki nama latin Hemigrammus Bleheri ini memiliki ciri khas yakni bagian muka yang berwarna merah. Tak jarang ikan ini mendapatkan julukan ikan kepala api dari Amerika Selatan.

Motif ekor ikan ini yakni garis berwarna hitam dan putih, sedangkan tubuhnya nampak dibalut dengan warna keperakan semi transparan. Ukuran maksimal dari ikan ini dapat mencapai 4,5 cm saat usia dewasa.

Rummynose Tetra memiliki keunikan yakni apabila merasa stress atau tertekan, warna merah di mukanya akan terlihat pucat. Ikan ini menyukai perairan yang lembut dengan tingkat keasaman dalam air yang cukup, serta terdapat tanaman air sebagai tempat istirahat mereka.

Ikan Tetra Costello

costello tetra

Costello Tetra (Hemigrammus hyanuary) merupakan spesies ikan yang berasal dari perairan Amazon sekitar Brazil dan Peru.

Panjang maksimal dari ikan ini dapat mencapai 4 cm saat dewasa. Ikan ini berwarna sedikit kehijauan dengan garis tubuh berwarna kuning terang dari belakang insang hingga mendekati pangkal ekor. Ujung ekor ikan ini berwarna hitam tebal.

Ikan ini akan sangat baik jika berada di air dengan suhu 23 – 27 derajat celcius dengan Ph air 6.0 – 7.0.

Ikan Tetra Lemon

lemon tetra

Lemon Tetra (Hyphessobrycon pulchripinnis) memiliki tubuh yang transparan dengan warna ujung sirip atas dan bawah berwarna kuning lemon.

Ikan ini sangat cocok untuk dipelihara bagi para pemula aquascraper karena perawatannya yang tergolong mudah.

Selain itu, ikan ini sangat cocok untuk dipelihara di aquascape dengan substrat berwarna gelap dan cahaya yang redup. Lemon tetra dapat tumbuh dengan panjang maksimal 4 cm saat berusia dewasa.

Ikan Neon Tetra Red Eye

red eye tetra

Ikan dengan nama latin Moenkhausia sanctaefilomenae ini memiliki keunikan karena pada mata bagian atas terdapat warna merah berbentuk busur.

Red Eye Tetra memiliki tubuh berwarna perak dengan ujung sirip berwarna kuning tipis. Sisik di sekujur tubuh ikan ini berwarna hijau tegas serta pangkal ekor memiliki warna kombinasi hitam dominan dan memiliki gradasi warna putih.

Ikan ini mampu hidup hingga kurang lebih 5 tahun pada suhu air berkisar antara 23 – 27 derajat celcius.

Ikan Tetra Colombian

colombian tetra

Sama seperti namanya, Colombian Tetra (Hyphessobrycon columbianus) berasal dari perairan Colombia, Amerika Selatan.

Apabila dibandingkan dengan jenis ikan tetra yang lain, Colombian Tetra merupakan jenis yang berukuran paling besar yakni mampu mencapai ukuran 7 cm saat usia dewasa.

Ikan ini memiliki warna perak berkilau di sekujur tubuhnya dan dipadu dengan warna merah mencolok pada kesemua siripnya. Warna merah di sekujur siripnya inilah yang menjadikan ikan ini sangat disukai oleh para pecinta ikan hias.

Colombian Tetra mampu hidup dan berkembang biak secara baik dalam air dengan kandungan Ph 7 atau lebih. Ikan ini dapat ditemui di toko ikan hias mana pun dengan harga Rp 4.500 per ekor.

Baca Juga: Berbagai Jenis Ikan Discus Lengkap Dengan Harga dan Tips Perawatan

Ikan Tetra Buenos Aires

tetra buenos aires

Buenos Aires Tetra berasal dari Argentina, sesuai dengan nama yang dimiliki oleh ikan ini. Panjang maksimal dari ikan ini dapat mencapai 8 cm pada usia dewasa.

Habitat alami ikan ini berada pada perairan yang cukup keras, oleh karena itu ikan ini tidak memiliki masalah jika dipelihara di dalam akuarium dengan suhu air dan Ph berapa pun.

Akan tetapi, tidak semua toko ikan hias memiliki stok ikan ini karena sangat susah ditemui dan belum ada yang membudidayakannya.

Ikan Tetra Congo

tetra congo

Ikan yang memiliki nama latin Phenacogrammus Interruptus ini memiliki warna tubuh yang sangat unik dan menarik. Tubuh dari ikan ini memiliki perpaduan antara warna biru kemerahan dengan kuning keemasan. Saat sudah dewasa, perpaduan kedua warna tersebut justru akan semakin jelas dan terlihat indah.

Hal yang membuat ikan ini unik lainnya adalah sisik pada tubuhnya sedikit lebih besar apabila dibandingkan dengan ikan jenis tetra lainnya. Pejantan ikan ini mulai dari ekor, sirip, tubuh hingga sisiknya jauh lebih besar dari betinanya.

Congo Tetra jantan berukuran maksimal 8,5 cm saat dewasa, sedangkan betinanya berukuran 6 cm saat dewasa. Ikan ini sedikit manja karena terlalu banyak menuntut dalam perawatannya. Congo tetra sangat sensitif dengan kadar air, suhu, serta Ph dalam air.

Ikan Tetra Blind Cave

blind cave tetra

Blind Cave Tetra (Astyanax Fasciatus Mexicanus) merupakan ikan yang berasal dari Texas dan Mexico. Keunikan dari ikan ini yakni terletak pada matanya yang tampak tidak memiliki mata. Konon, ikan ini memiliki habitat asli pada perairan di dalam goa yang sangat dingin dan minim cahaya.

Oleh karena itu, lama kelamaan mata ikan ini makin lama semakin tidak nampak karena matanya tidak berfungsi lagi dan tertutupi oleh selaput di sepasang matanya.

Meskipun ikan ini tidak dapat melihat, ikan iki memiliki indra perasa yang sangat tajam. Betina dari ikan jenis ini berukuran lebih besar daripada pejatannya.

Ukuran Blind Cave Tetra betina mampu mencapai panjang maksimal 8 cm saat dewasa, sedangkan pejantannya memiliki panjang antara 6 – 7 cm. Ikan ini sangat susah ditemui di toko ikan hias karena belum ada yang mampu untuk membudidayakannya.

Ikan Tetra Rosy

rosy tetra

Ikan yang memiliki nama latin Hyphessobrycon Rosaceus ini berasal dari perairan Brazil dan Amerika Serikat. Rosy Tetra memiliki warna merah merona pada bagian tubuh, ekor dan sirip bawah.

Selain itu, terdapat pula garis berwarna hitam putih pada sirip punggung serta garis vertikal berwarna hitam putih di bagian matanya. Bentuk tubuh dari ikan ini terbilang mungil dan tebal dengan panjang maksimal ukuran tubuhnya mencapai 3 cm.

Head and Tail Light Tetra

head and tail light tetra

Ikan yang memiliki nama latin Hemigrammus Ocellifer ini sangat cocok dipelihara oleh para pemula karena perawatan ikan ini tidak terlalu sulit. Ikan ini tidak terlalu sensitif dengan kadar air dan ph air di atas 7.0 sekali pun.

Oleh karena itu, ikan ini banyak dipelihara di dalam akuarium dengan mencapurnya dengan jenis tetra lain.

Ikan Neon Tetra Diamond

diamond tetra

Diamond Tetra (Moenkhausia Pittieri) berasal dari perairan Venezuela, Valencia dan Amerika Serikat. Ikan ini memiliki tubuh pipih, sisiknya berwarna abu-abu keperakan. Ketika sisiknya terkena cahaya, ikan ini akan memantulkan cahaya dan akan tampak seperti berlian.

Diamond Tetra memiliki warna sirip dada transparan,sedangkan sirip lainnya memiliki perpaduan warna antara biru dan ungu. Ikan ini mampu tumbuh maksimal di dalam akuarium sepanjang 4,5 – 5,0 cm saat usia dewasa.

Serpae Tetra

serpae tetra

Serpae Tetra (Hyphessobrycon Eques) merupakan ikan hias berukuran mungil. Panjang maksimal ikan ini hanya mencapai 4 cm saat usia dewasa. Habitat alami ikan ini adalah di perairan Paraguay, Bolivia dan Brazil.

Awal mula dinamakan ikan Serpae karena mengacu pada desa Serpa di sungai Amazon tempat di mana ikan iki ditemukan pertama kali. Kedua sisi tubuh ikan ini berwarna merah, bagian punggung belakang berwarna cokelat zaitun.

Tutup insang ikan ini memiliki warna bintik hitam kecil, sirip bagian atas berwarna hitam, dan sirip bawah berwarna merah. Meskipun berukuran kecil, ikan ini suka menggigit ikan jenis lain yang memiliki sirip yang panjang.

Ikan Tetra Penguin

penguin tetra

Ikan dengan nama latin Boehlkei Thayeria ini mirip dengan Black Tetra, yakni mempunyai warna tubuh yang didominasi dengan warna hitam dan silver.

Tetra jenis ini juga sering dikenal oleh para penggemar ikan hias dengan beragam nama, antara lain penguin fish, theyeria, penguin tetra serta hoki-stic. Warna hitam ikan ini mulai dari insang memanjang hingga ke ujung ekor bawah.

Black Tetra

black tetra

Black Tetra (Gymnocorymbus ternetzi) tidak sama dengan Black Neon Tetra. Untuk yang satu ini memiliki beberapa garis vertikal berwarna hitam di antara warna polosnya. Berbeda dengan Black Neon Tetra yang memiliki garis hitam horizontal.

Ikan ini sering dijuluki dengan sebutan tetra hitam oleh pecinta ikan hias. Jenis ini merupakan salah satu ikan tetra yang mudah untuk dipelihara. Akan tetapi, tak jarang tekadang ikan ini kerap menggigit sirip ikan lain terutama ikan yang memiliki sirip panjang. Ukuran maksimal ikan ini mampu mencapai 4,5 – 6 cm saat dewasa.

Bleeding Heart Tetra

bleeding heart tetra

Ikan dengan nama latin Hyphessobrycon Erythrostigma ini memiliki bentuk tubuh yang agak pipih dan terlihat memanjang. Corak warna yang menutupi area tubuh ikan ini terdiri dari dua jenis warna yaitu merah dan merah muda. Warna merah terlihat di bagian atas kepala dan area atas punggung tengah sampai pangkal ekor.

Sedangkan warna merah muda tampak menutupi area punggung atas, sisi bawah muka, perut, sepanjang badan hingga ke pangkal ekor. Sirip atas ikan ini memiliki 2 corak warna yakni merah muda dan hitam di bagian ujungnya.

Cochu’s Blue Tetra

cochus blue tetra

Cochu’s Blue Tetra (Knodus Borki) merupakan spesies characin endemik perairan Peru. Ikan ini hidup di lingkungan tropis dengan suhu air di antara 22 – 26 derajat celcius dengan Ph air berkisar antara 5,5 – 7,0. Panjang maksimal ikan ini saat dewasa mencapai 5 cm.

Ember Tetra

ember tetra

Ember Tetra (Hyphessobrycon amandae) merupakan ikan jenis tetra yang sangat mungil di antara jenis tetra yang lainnya. Panjang maksimal ikan ini hanya mencapai 2 cm saat dewasa.

Ikan ini memili warna mata oranye dan pupilnya berwarna hitam. Seluruh tubuh dari ikan ini juga dibalut dengan warna oranye dan terkadang tampak seperti oranye kemerah-merahan.

Silver Tip Tetra

silver tip tetra

Ikan dengan nama ilmiah Hasemania nana ini memiliki warna tubuh kecoklatan semi transparan dengan ujung sirip berwarna putih terang.

Baca Juga: 15 Jenis Ikan Aquascape Beserta Harga dan Tips Perawatan

X-Ray Tetra

xray tetra

X-Ray Tetra (Pristella maxillaris) merupakan ikan endemik sungai Orinoco dan Amazon. Warna tubuh dari ikan ini tampak semi transparan dengan kerangka dalam tubuhnya yang kelihatan.

Panjang maksimal ikan ini sekitar 4,5 – 5,0 cm saat usia dewasa. Tubuh ikan ini memanjang dan tampak pipih, serta memiliki corak hitam pada sirip atas maupun bawah. Selain itu, ekor X-Ray Tetra didominasi warna merah darah.

Ikan Tetra Dawn

dawn tetra

Ikan tetra dengan nama latin Aphyocharax paraguayensis sering disebut dengan nama Panda Tetra atau Paraguay Tetra. Ikan ini berasal dari Amerika Selatan dan memiliki warna tubuh perak dengan bercak hitam di pangkal ekor hingga berujung warna putih. Sirip bawah ikan ini memiliki perpaduan warna hitam dan putih.

Dawn Tetra termasuk ikan tetra yang cenderung cukup agresif daripada jenis ikan tetra yang lain. Ikan ini akan tumbuh sempurna dengan suhu air 22 – 27 derajat celcius serta Ph air berkisar 5,5 – 7,5.

Itulah beberapa harga dan jenis ikan Neon Tetra yang sering kita temui dan dipelihara oleh para penggemar ikan hias air tawar. Beberapa jenis ikan sangat mudah dijumpai di toko ikan hias, tetapi beberapa juga sangat jarang ditemui karena belum ada yang membudidayakan sehingga harus import dari negara asal.

Ikan tetra sangat disukai oleh para pecinta ikan hias karena perawatannya yang tidak sulit. Pun juga memiliki ukuran tubuh yang kecil dan sangat cocok untuk dipadukan dengan tanaman air serta bebatuan di dalam akuarium.

Oke Aqua Friends, cukup sekian pembahasan kita. Semoga bisa menambah pengetahuan dan referensi kalian seputar ikan neon tetra. Terima kasih.

Originally posted 2020-03-22 07:15:27.

Hai! Aku Ade, alumni Informatika - Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tertarik dengan dunia ikan dan aquascape dan tentu dengan hal-hal menarik lainnya. Mari berteman! :)

Tinggalkan komentar