Keong Hias Aquascape

Aquascape merupakan seni menciptakan atau mengatur tata letak tanaman, kayu, batuan serta media lain yang disusun sealami mungkin sehingga akan tampak indah di dalam akuarium.

Seni aquascape juga sering dikatakan sebagai seni bercocok tanam dalam media akuarium. Fauna seperti ikan, udang, keong serta hewan lainnya merupakan pemanis agar ekosistem buatan tersebut tampak indah dan alami sehingga akan manis dipandang mata.

Setelah pembahasan sebelumnya membahas mengenai jenis-jenis ikan tetra dan bermacam udang hias, kali ini kita akan membahas mengenai beberapa jenis keong hias aquascape. Sama seperti fauna aquascape lain, keong hias juga berperan ganda dalam tank akuarium.

Selain mempercantik akuarium, keong juga memiliki peran membersihkan tank akuarium dari alga dan lumut yang menempel pada dinding akuarium, permukaan tanaman, bebatuan serta kayu. Hal yang perlu diperhatikan saat memutuskan untuk menambah keong ke dalam akuarium adalah mempertimbangkan jumlah yang tepat.

Terdapat banyak jenis keong hias air tawar yang bisa dimasukkan ke dalam akuarium. Saat memilih jenis keong hias air tawar, terdapat beberapa faktor yang penting dalam memilih jenis keong yang tepat. Berikut adalah beberapa jenis keong hias air tawar yang sudah aquapedia rangkum buat kalian.

Jenis-Jenis Keong Hias Aquascape

Keong Tanduk (Horn Snail)

keong tanduk

Sesuai dengan namanya, keong ini memiliki ciri khas yang sangat unik yakni memiliki tanduk di bagian cangkangnya. Keong ini memiliki warna corak menarik yakni garis hitam dan dipadu dengan beberapa warna seperti kuning dan oranye.

Selain itu, perpaduan warna yang terdapat dalam cangkang keong tanduk ini menyerupai warna lebah. Keong tanduk sangat menyukai setingan akuarium seperti tempat alami di mana mereka berada.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin usahakan agar akuarium dibuat seperti halnya pada habitat aslinya, yakni diberi arus air serta penambahan kayu dan akar ke dalam akuarium. Horn Snail dapat tumbuh secara maksimal hingga berukuran 2,5 cm pad suhu air 21 – 27 derajat celcius serta memiliki Ph air 6,5 hingga 8,0.

Keong Turbo

keong turbo

Keong yang memiliki nama latin Neritana Natalensia ini merupakan jenis keong hias air tawar terbesar dibandingkan jenis keong hias lainnya. Jenis Turbo mampu tumbuh maksimal yakni mencapai 3cm pada usia dewasa.

Dan juga tak jarang disebut dengan keong zebra oleh sebagian orang karena corak fisik cangkangnya yang belang belang hitam dan kuning kecoklatan melingkar seperti zebra.

Selain memiliki kelebihan pada fisik dan warna yang menjadi ciri khasnya, keong turbo juga merupakan keong yang memiliki pergerakan tergolong cepat dibandingkan keong jenis lainnya. Hal tersebut tentu saja berlatarbelakang karena pada habitat aslinya keong ini menempati perairan dengan arus yang sedikit lebih deras.

Baca Juga: Cara Membuat Aquascape Tanpa CO2 Mudah dan Murah

Keong Bawang

Keong Bawang dapat ditemui pada toko ikan hias manapun dengan harga Rp 1.500 – Rp 3.000 per ekornya.

Apabila dilihat secara kasat mata, keong ini hampir mirip dengan keong tubo. Akan tetapi, corak pada cangkang kedua jeni keong ini adalah yang membedakannya.

Apabila keong turbo memiliki corak hitam dan kuning yang melingkar di seluruh cangkangnya, keong bawang memiliki corak titik-titik hitam dengan warna tubuh merah gelap.

Selain itu, karakter serta sifat keong bawang sangat identik dengan keong turbo, yakni sama sama keong dengan pergerakan yang tergolong cukup cepat.

Keong Assasin

keong assasin

Dinamakan Assasin karena perannya di dalam aquascape yakni membasmi keong hama. Bentuk fisik dari keong ini sangat jauh berbeda dari beberapa keong yang sudah dibahas di atas.

Keong Assasin memiliki bentuk panjang mengerucut serta memiliki corak warna garis hitam melingkar diselingi warna kuning kecoklatan di sekujur cangkangnya.

Apabila sering diperhatikan, keong ini sangat sering mengelilingi tank akuarium guna mencari mangsa. Gerakan santai yang tidak terlalu cepat nyatanya menjadi senjata ampuh karena tepat sasaran layaknya Assasin ninja.

Jika Aqua Friends sering menjumpai banyak cangkang keong kecil-kecil yang berserakan di dasar akuarium, bisa jadi itu adalah hasil kerja keras keong assassin dalam menjaga kebersihan akuarium.

Keong Japanese Trapdoor

japanese trapdoor

Japanese Trapdoor merupakan salah satu keong yang mempesona. Keong ini memiliki penampilan yang unik karena memiliki cangkang yang bundar dengan warna oranye atau kuning, serta bertubuh kecil dengan dua antenna di kepala.

Jenis ini sangat mudah dirawat, karena mampu beradaptasi pada lingkungan apapun. Pun juga, mampu tumbuh dengan maksimal hingga ukuran 2 cm serta masa hidup selama kurang lebih satu tahun.

Japanese Trapdoor  tergolong lambat untuk berkembang biak, akan tetapi hal tersebut justru menjadi keuntungan karena tidak akan “membanjiri” akuarium dengan spesiesnya.

Baca Juga: Berbagai Jenis Ikan Hias Aquascape Terpopuler

Keong Terompet / Malaysian Trumpet Snail

keong trumpet

Keong dengan nama latin Melanoides tuberculata ini sering dianggap hama oleh sebagian para penghobi aquascape. Padahal apabila ditilik lebih lanjut, keong ini sangat menguntungkan karena mampu membantu menggemburkan substrat dan mengurangi risiko terjadinya kondisi anaerob (kondisi tidak ada oksigen dalam akuarium).

Berbeda dengan keong jenis lain, keong ini tidak memakan alga dan lumut-lumut, melainkan memakan dedaunan dan sisa sisa makanan atau kotoran ikan.

Sumber makanan tesebut kemudian akan diolah serta diurai menjadi bentuk yang lebih kecil dan pada akhirnya akan diproses lebih lanjut oleh bakteri pengurai yang ada di dalam tanah.

Keong Terompet termasuk hermafrodit dan mudah berkembang biak. Tak jarang sering tejadi ledakan populasi keong terompet di dalam akuarium maupun aquascape. Guna mengantisipasi hal tersebut, hal yang sangat ampuh adalah dengan mengurangi pemberian pakan secara berlebih.

Keong Ramshorn / Ramshorn Snail

keong ramshorn

Sebenarnya Ramshorn Snail tergolong sebagai keong hama Aqua Friends. Dikatakan demikian karena keong ini memakan beberapa tumbuhan dan makanan udang.

Selain itu, keong ini juga sering tiba-tiba muncul di dalam akuarium. Hal tersebut berkaitan dengan penambahan baik tanaman, batu atau kayu yang pernah dilakukan dan ternyata membawa telur keong Ramshorn.

Keong ini memiliki cangkang yang transparan dengan warna yang dominan coklat, oranye, biru dan merah. Jika keong ini memakan tanaman dan makanan udang dengan berlebih, maka  keong ini akan sangat cepat berkembang biak dan akan cepat pula merusak tanaman aquascape.

Guna mengatasi kehadiran keong hama ini dapat dikendalikan dengan menggunakan keong assassin atau dengan cara diambil manual. Meskipun tergolong sebagai keong hama, akan tetapi nyatanya keong ini dalam jumlah sedikit dapat membantu mengurangi kadar nitrat dalam tank akuarium.

Horned Armor Snail

Keong yang memiliki nama latin Brotia pagodula ini memiliki bentuk fisik yang menarik, yakni memiliki cangkang runcing dengan warna kekuningan.

Keong ini mampu tumbuh secara optimal setidaknya mencapai ukuran 2,5 cm saat usia dewasa. Spesies keong hias ini merupakan jenis yang sangat langka.

Horned Armor Snail yang berasal dari perairan Thailand ini sangat damai dan dapat dipelihara dengan dicampur besama hewan lain di dalam akuarium. Sehingga sangat cocok dijadikan sebagai keong hias di aquascape kalian Aqua Friends.

Rabbit Snail

keong gold rabbit

Keong Rabbit sering disebut juga sebagai keong gajah karena mampu berukuran hingga 6 – 12 cm, tergantung pada sub-spesiesnya.

Jenis ini sangat aktif di sepanjang hari untuk mencari makan berupa alga, daun tanaman yang sudah membusuk serta kotoran-kotoran ikan. Pun juga sangat tenang dan damai karena dapat digabungkan dengan jenis hewan lain di dalam akuarium.

Red Racer Nerite Snail

Keong jenis ini dapat dikatakan sebagai keong paling bagus secara fisik dibandingkan jenis-jenis keong yang lain.

Hal tersebut tentu saja karena corak warna keong ini sangat “eye-cathching”, warna cangkang keong ini perpaduan warna merah sebagai dasaran dan dipadupadankan dengan garis hitam serta kuning seperti garis police line.

Red Racer Nerite Snail dapat tumbuh optimal mencapai 2,5 – 3 cm pada usia dewasa.

Baca Juga: 20+ Jenis Udang Hias Aquascape Terpopuler Lengkap dengan Harga

Apple Snail

keong apple

Sering disebut sebagai Mystery Snail, keong apel memiliki nama ilmiah Pomacea bridgesii. Keong ini memiliki keunikan yakni memiliki sepasang tentakel untuk mencari makan.

Dan juga tepat di atasnya lagi terdapat sepasang mata untuk mendeteksi gerakan dan cahaya. Selain itu, sepasang mata tersebut juga sebagai pendeteksi makanan dan berfungsi pula untuk mendeteksi apabila ada predator yang mendekat.

Keong ini dapat tumbuh secara maksimal hingga berukuran 5 cm dengan suhu air 20 – 28 derajat celcius dengan pH air 7,0 – 7,5.

Perawatan Keong Hias Aquascape

Hal yang paling utama dalam memelihara keong hias adalah kualitas air. Kalian perlu melakukan kontrol berkala terhadap kualitas air di dalam aquarium. Mulai dari suhu ataupun pH air di dalamnya, sehingga keong akan tetap hidup nyaman di dalam aquarium Aqua Friends. Selain itu, jagalah kandungan mineral di dalam air tetap stabil, hal tersebut penting untuk menjaga kesehatan si keong.

Selain itu, pilihlah teman yang memiliki sifat tenang dan damai. Tidak merasa terusik dengan keberadaan si keong di dalam aquarium. Bisa berupa ikan hias ataupun udang hias. Jika kalian lebih memilih ikan hias sebagai temannya, pilihlah jenis ikan yang memiliki kedua sifat tersebut Aqua Friends.

Jenis-jenis keong di atas merupakan keong hias aquascape yang sangat umum dijumpai pada toko ikan. Dan dalam perawatannya, hal yang perlu diperhatikan saat memutuskan untuk memelihara keong hias di dalam akuarium adalah menentukan kualitas air, hewan yang berinteraksi dengan keong secara langsung, serta Ph air yang harus mendekati netral. Bagaimana? tertarik menambahkan keong hias ke dalam tank aquarium?

Oke, mungkin itu saja pembahasan kita mengenai keong hias untuk aquascape. Semoga bisa menambah pengetahuan dan referensi kalian yah. Semoga bermanfaat dan terima kasih. Tetap jaga ikan dan segala peliharaan kalian dengan baik yah. 🙂

Originally posted 2020-03-29 07:29:34.